Anemone [Prologue]

Anemone [Prologue]

image

Title: Anemone
Cast: Kim Tae Hyung, Park Hwa Young, Park Sun Young
Genre: Drama, Angst, Hurt/Comfort, AU
Cover by: Ravenclaw
Author: Nadhea Rain & JLynne’s
WARNING; lot of typo, diksi tanpa arah jalan pulang, tidak sesuai harapan dan jauh dari ekspektasi kalian saya tidak tanggungjawab/? *loh

©2017 Nadhea Rain & JLynne’s

Prologue

~~~

Story begin..

Park Hwa Young menatap nanar selang infus yang menancap di lengan kiri. Sudut-sudut matanya terasa lebih kebas, siap menumpah ruah air bening kapan saja. Ia menghela napas. Menghalau sesak berarak memenuh sesaki pundi-pundi oksigen dalam atrium kiri jantung. Hwa Young berstagnasi.

Entitas rapuh itu masih sama seperti hari lalu. Hanya menangis, menangis dan menangis seolah kantung air mata tiada habis terkuras. Hanya terdiam, terdiam dan terdiam seolah mulut tidak diciptakan untuk mengujar kata selain nama sang suami. Atau mungkin ia harus menyebutnya mantan suami.

Semua terasa begitu cepat bagi Hwa Young. Terasa begitu singkat hingga saat ia bangun dan mendapati takdir tengah mempermainkan dirinya seenak hati, Hwa Young hanya bisa meringis pasrah. Mengaduh tanpa suara, melirih duka dalam setiap kedipan mata.

Pipi-pipi itu sudah basah karena air mata, lagi. Entah sudah ke berapa kali tepatnya ia tersedu hari ini. Bahkan Hwa Young merasa hidupnya sudah tidak berguna. Hidup Hwa Young sudah hancur tanpa sepengetahuan dirinya sendiri.

“Seandainya jika aku tidak membuka mata… akankah semua hal berjalan sama seperti hari lalu? Di mana aku masih bisa berdiri dengan kakiku. Di mana aku masih bisa menggenggam tangan Tae Hyung dan mengklaimnya sebagai milikku seorang?” Hwa Young lagi-lagi mengandai tanpa suara. Mengandai tanpa jeda meski ia tahu semua tidak akan terjadi. Karena nyatanya ia masih diizinkan kembali sehat. Masih diizinkan melihat dunia dan isinya yang sudah berubah dari waktu ke waktu.

Hwa Young menggigit bibir sedikit lebih kuat. Membiarkan darah mengalir dari luka bekas gigitan itu sendiri. Anyir bercampur asin air mata tidak seberapa dibanding luka yang kini menganga selebar entitas orang dewasa. Sakit tak berbekas, sakit tak berwujud namun raga seolah kacau karenanya.

“Bagaimana bisa kau menikahi kakakku saat aku terbaring koma dan butuh sokongan perhatianmu, Kim Tae Hyung….”

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s